Mengenal LARTAS Impor: Perizinan dan Cara Cek LARTAS
Mengenal LARTAS: Perizinan Impor dan Cara Cek LARTAS
LARTAS (Larangan dan/atau Pembatasan) adalah ketentuan pemerintah yang mengatur barang tertentu yang dilarang atau dibatasi untuk diimpor ke Indonesia.
Bagi importir, mengetahui status LARTAS sebelum membeli dan mengirim barang sangat penting. Jika barang termasuk LARTAS tetapi perizinannya belum dipenuhi, proses pengeluaran barang dari kawasan pabean dapat terhambat. Bea Cukai menjelaskan bahwa barang LARTAS hanya dapat dikeluarkan setelah persyaratan dari instansi terkait dipenuhi.
Apa Itu LARTAS Impor?
LARTAS merupakan singkatan dari Larangan dan/atau Pembatasan.
Barang yang termasuk LARTAS biasanya membutuhkan dokumen atau perizinan tertentu dari kementerian/lembaga teknis, misalnya persetujuan impor, sertifikat, rekomendasi, laporan surveyor, atau dokumen teknis lainnya.
Penting: tidak semua barang dalam satu kategori otomatis terkena LARTAS. Statusnya harus dicek berdasarkan HS Code, uraian barang, spesifikasi, serta regulasi yang berlaku.
Contoh Barang yang Sering Memiliki Ketentuan LARTAS
Beberapa kelompok barang yang sering dijumpai dalam kegiatan impor dan dapat memiliki persyaratan khusus antara lain:
1. Ban Kendaraan
Ban tertentu dapat memiliki ketentuan impor dan persyaratan standar/sertifikasi.
Cara mengatasinya: lakukan pengecekan HS Code, persyaratan impor, serta standar yang diwajibkan sebelum melakukan shipment.
2. Produk Tekstil dan Pakaian
Sebagian produk tekstil dan pakaian dapat memiliki ketentuan tata niaga atau persyaratan impor tertentu.
Cara mengatasinya: pastikan HS Code dan jenis produk sesuai dengan ketentuan terbaru sebelum barang dikirim.
3. Produk Elektronik
Produk elektronik tertentu dapat memerlukan persyaratan teknis atau sertifikasi, tergantung jenis dan spesifikasinya.
Cara mengatasinya: periksa HS Code dan persyaratan dari instansi teknis terkait sebelum melakukan importasi.
4. Makanan dan Produk Olahan
Produk pangan impor dapat membutuhkan pemenuhan persyaratan dari instansi terkait, tergantung jenis produknya.
Cara mengatasinya: cek persyaratan berdasarkan jenis dan komposisi produk serta pastikan dokumen perizinan telah tersedia.
5. Kosmetik
Produk kosmetik impor memiliki ketentuan khusus terkait pengawasan dan perizinannya.
Cara mengatasinya: pastikan produk dan dokumen telah memenuhi ketentuan instansi yang berwenang sebelum dilakukan pengiriman.
6. Produk Besi dan Baja
Sebagian produk besi dan baja dapat memiliki persyaratan impor tertentu, tergantung jenis barang dan HS Code.
Cara mengatasinya: lakukan pengecekan HS Code, spesifikasi material, serta ketentuan impor sebelum shipment.
Catatan: Contoh di atas bukan berarti seluruh produk dalam kategori tersebut selalu terkena LARTAS. Ketentuan dapat berbeda berdasarkan HS Code dan spesifikasi barang.
Cara Cek LARTAS Impor
Cara paling aman adalah melakukan pengecekan melalui Indonesia National Single Window (INSW).
Bea Cukai menyebut portal INSW sebagai referensi untuk mengetahui ketentuan Larangan dan/atau Pembatasan impor.
Langkah cek LARTAS:
1. Tentukan HS Code barang
Cari tahu HS Code berdasarkan jenis, material, fungsi, dan spesifikasi produk.
2. Buka Portal INSW
Masuk ke portal Indonesia National Trade Repository (INTR) melalui INSW.
3. Cari berdasarkan HS Code
Masukkan HS Code pada kolom pencarian. Manual INSW menjelaskan bahwa hasil pencarian dapat menampilkan uraian barang, tarif, regulasi impor/LARTAS, dan catatan terkait.
4. Periksa kolom regulasi impor
Lihat apakah barang memiliki ketentuan LARTAS dan perizinan apa yang harus dipenuhi.
5. Siapkan izin sebelum barang dikirim
Jika terdapat persyaratan LARTAS, sebaiknya perizinan disiapkan sebelum barang masuk ke Indonesia. Bea Cukai juga menekankan pentingnya memahami pemenuhan LARTAS sebelum proses pengiriman atau pengapalan.
Apa yang Terjadi Jika LARTAS Tidak Dipenuhi?
Jika barang termasuk LARTAS tetapi persyaratan belum terpenuhi, barang dapat tertahan dan tidak mendapatkan persetujuan pengeluaran.
Dalam kondisi tertentu, barang yang tidak memenuhi persyaratan dapat dikenakan penyelesaian seperti re-ekspor atau pemusnahan di bawah pengawasan Bea Cukai, sesuai ketentuan yang berlaku.
Karena itu, jangan menunggu barang tiba di pelabuhan untuk mengecek LARTAS.
Tips Menghindari Masalah LARTAS
Sebelum melakukan importasi, lakukan 5 langkah berikut:
- Tentukan HS Code dengan benar.
- Periksa status LARTAS di INSW.
- Identifikasi izin yang diperlukan.
- Pastikan izin tersedia sebelum shipment.
- Cocokkan invoice, packing list, spesifikasi dan PIB dengan barang sebenarnya.
Kesalahan HS Code atau uraian barang dapat menyebabkan ketentuan yang digunakan tidak sesuai. Bea Cukai juga melakukan penelitian terhadap uraian barang, dokumen perizinan, HS Code dan data dalam pemberitahuan pabean.
Jasa Cek LARTAS dan Pengurusan Impor
Bingung apakah barang Anda terkena LARTAS atau tidak?
PT. Berkah Laksamana Chengho membantu importir melakukan pengecekan dan persiapan proses impor, mulai dari pengecekan barang dan HS Code hingga freight forwarding, customs clearance, dan pengurusan dokumen/perizinan sesuai kebutuhan barang.
Sebelum melakukan pembayaran kepada supplier atau mengirim barang dari China, sebaiknya lakukan cek LARTAS terlebih dahulu agar mengetahui persyaratan dan potensi biaya impor sejak awal.
Butuh Bantuan Cek LARTAS?
PT. BERKAH LAKSAMANA CHENGHO
📱 WhatsApp: 0813 3333 8520
🌐 www.chenghocargo.com
Cek LARTAS Sebelum Import — Hindari Kendala, Hemat Waktu dan Biaya.

